Kisah Seorang Mandor dan Pekerjanya

Posted: 17 September 2011 in Uncategorized

Suatu hari seorang Mandor sedang berada di Lantai 5. Dari atas dia ingin memanggil para pekerjanya. Namun karena suara bising dari alat-alat kerja dan hiruk pikuk di bawah sana membuat pekerjanya tidak dapat mendengar teriakan sang Mandor.

Kemudian si Mandor mencoba berkomunikasi kepada para pekerjanya. Pertama-tama ia menjatuhkan selembar uang Rp 1000,- dari atas. Kemudian uang Rp 1000,- tersebut jatuh ke samping pekerjanya. Namun pekerja itu hanya memungut uang tersebut dan kembali bekerja. Tidak berhasil.

Selanjutnya si Mandor mencoba kembali hal yang sama, namun dengan nilai lebih besar. Uang Rp 10.000,- kemudian ia jatuhkan dari atas dan jatuh di samping pekerja tersebut. Dan si pekerja hanya melompat-lompat kegirangan karena mendapatkan Rp 10.000,- secara cuma-cuma, namun tetap saja pekerja itu tidak menoleh ke atas sama sekali.

Akhirnya si Mandor kemudian melemparkan sebuah krikil yang cukup besar sehingga mengenai kepala pekerjanya itu. Karena merasa kesakitan akhirnya si pekerja melihat ke atas dan si Mandor dapat berkomunikasi kepada pekerjanya itu.

Saudara-saudariku, di dalam hidup ini Tuhan juga melakukan hal yang sama kepada kita. Termasuk di saat kita mendapatkan berkah dan segala kelimpahan. Terkadang kita lupa untuk bersyukur dan melihat ke atas. Kita lebih bersukacita jika diberikan suatu limpahan, namun di saat kita diberikan suatu permasalah seperti kerikil itu, barulah kita ingat kepada yang di atas dan menengadah kepadanya.

Apakah di dalam hidup ini kita selalu bersyukur? Ataukah kita selalu lupa kepada Tuhan di saat kita mengalami kesukaan dalam hidup? Dan janganlah terjadi seperti itu, Tuhan selalu ingin berbicara kepada kita semua. Namun kadang kita selalu lupa kepada kesibukan atau pekerjaan kita. Kita wajib merefleksikan diri kita, apa yang kita lakukan dalam hidup ini sudahkah menunjukkan rasa syukur? Ingatlah Tuhan selalu sebab “Aku menyertai engkau hingga akhir zaman.” Pesan-Nya kepada kita. GBU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s