Tetap Cinta dan Setia Kepada Yesus

Posted: 17 September 2011 in IMAN

Mazmur 73:26

Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.
Yesus Kristus adalah Juru Selamat
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, bagaimanakah kita menjalani hari-hari ini? Apakah kita berjalan dalam tuntunan Tuhan atau kita terlalu sibuk dengan urusan-urusan yang ada di dunia ini? Pada tulisan ini saya ingin kita merenungkan apakah kita tetap setia dan cinta kepada Tuhan Yesus walau apapun yang terjadi seperti ayat di atas? Kita melihat keadaan akhir-akhir ini bukannya bertambah baik malah semakin buruk, tapi kita sebagai anak-anak Allah harus tetap mempunyai iman bahwa hidup kita pasti tetap berada dalam lindungan Tuhan. Amin.
Tuhan Yesus telah terlebih dahulu mencintai dan mengasihi kita. Dengan mengorbankan diriNya di atas kayu salib itu merupakan bukti nyata Dia sangat mencintai kita karena dosa kitalah yang ditanggungNya. Sekarang bagaimanakah rasa cinta kita kepada Tuhan? Apakah hanya pada saat banyak berkat kita dapat berkata “Ku cinta Yesus” atau jika kita sedang dalam pergumulan yang berat kita juga dapat mengatakan hal tersebut.
Habakuk 3:17-18
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
Terkadang jika kita memiliki banyak berkatpun kita bisa lupa sama Tuhan, tapi sekali lagi saya ingin mengigatkan bahwa Tuhanlah yang memberikan kita kekuatan untuk memperoleh kekayaan (Ulangan 8:18a), bukan karena kehebatan kita ataupun kepintaran kita.
Kumau cinta Yesus selamanya 2x
Meskipun badai / berkat
Silih berganti dalam hidupku
Ku tetap cinta Yesus selamanya
Biarlah jika kita menyanyikan lirik lagu di atas, itu benar-benar keluar dari dalam hati kita, bukan hanya di bibir kita saja. Bagaimana jika mulai sekarang kita berjanji diri sendiri dan kepada Tuhan bahwa kita akan tetap setia dan mencintai Tuhan di sepanjang kehidupan kita walaupun banyak beban hidup yang kita rasakan.
Mikha 4:5
Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s